PENGANTAR
Rumah sakit sebagai salah satu bentuk industri jasa yang memberikan pelayanan kesehatan. Kegiatan tersebut akan menimbulkan dampak positif dan negatif. Dampak positifnya adalah meningkatnya derajat kesehatan masyarakat, sedangkan dampak negatifnya antara lain menghasilkan sampah dan limbah medis maupun non medis yang dapat menimbulkan penyakit dan pencemaran yang perlu perhatian khusus. Di tempat ini dapat terjadi penularan baik secara langsung (cross infection), melalui kontaminasi benda-benda ataupun melalui serangga (vector borne infection) sehingga dapat mengancam kesehatan masyarakat umum.
Upaya penyehatan lingkungan rumah sakit yang bertujuan untuk melindungi masyarakat akan bahaya pencemaran lingkungan yang bersumber dari sampah maupun limbah rumah sakit. Limbah rumah sakit dapat mencemari lingkungan penduduk di sekitar rumah sakit dan dapat menimbulkan masalah kesehatan. Hal ini dikarenakan dalam limbah rumah sakit dapat mengandung berbagai jasad renik penyebab penyakit pada manusia termasuk demam typoid, kholera, disentri dan hepatitis sehingga limbah harus diolah sebelum dibuang kelingkungan.
Oleh karena itu, limbah medis tidak boleh dibuang langsung ke dalam media lingkungan hidup tanpa diolah terlebih dahulu. Sistem Manajemen Lingkungan (SML) adalah salah satu sarana pengolahan limbah B3. Manajemen lingkungan rumah sakit merupakan manajemen yang dinamis sehingga diperlukan adaptasi atau penyesuaian bila terjadi perubahan di rumah sakit, yang mencakup sumber daya, proses dan kegiatan rumah sakit. Berbagai manfaat yang bisa didapat apabila menerapkan sistem manajemen lingkungan rumah sakit adalah yang terpenting perlindungan terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Audit lingkungan sebagai salah satu komponen SML dilakukan untuk meninjau kemajuan organisasi dalam pengelolaan lingkungan dan dimungkinkan untuk mengusulkan tindakan perbaikan. Proses audit, peninjauan, perbaikan dan tindak lanjut akan menghasilkan suatu perbaikan pada sistem manajemen lingkungan. Dengan adanya perbaikan pada SML akan berdampak positif bagiorganisasi dan mahkluk hidup di sekitarnya Perusahaan atau organisasi yang telah melakukan SML untuk keperluan sertifikasi harus melaksanakan audit secara internal maupun eksternal.
TUJUAN
Tujuan dari pelatihan Training Audit Lingkungan Rumah Sakit untuk Persiapan Akreditasi/ISO ini adalah peserta mampu mengevaluasi kondisi pengelolaan (reduksi, pewadahan, penyimpanan sementara, pengangkutan, dan pengolahan di sumber) limbah medis yang telah dilakukan oleh rumah sakit.
MATERI
- Standar Manajemen Mutu Lingkungan ISO 14001
- Audit Sistem Manajemen Lingkungan
- Teknologi Pengelolaan Limbah di Rumah Sakit.
- Strategi Pencegahan Pencemaran di Rumah Sakit
- Studi Kasus.
METODE
Training Audit Lingkungan Rumah Sakit Untuk Persiapan Akreditasi atau ISO 14001 ini menggunakan metode interaktif, yaitu pemahaman dari sisi konsep, contoh aplikasi, berlatih menuangkan konsep, diskusi interaktif dan studi kasus sehingga peserta dapat lebih mudah memahami dan menguasai materi yang diajarkan.
Instructor : Ir. Renaldo Moontri,MM
Tempat dan Jadwal : Jakarta-Bandung-Yogya-Bali
| JAN. | FEB. | MAR. | APR. | MEI | JUNI | JULI | AGT. | SEP. | OKT. | NOV. | DES. | HARGA |
| 15-17 | 24-26 | 24-26 | 28-30 | 19-21 | 2-4 | 9-11 | 4-6 | 3-5 | 27-29 | 12-14 | 1-3 | 7.500.000 |
TERMS AND CONDITION :
Harga : Belum Termasuk Pajak 11 %
FACILITY FOR PARTICIPANT Offline :
- Modul Training
- Sertifikat Pelatihan
- ATK : Block Note dan Ballpoint
- Souvenir Training
- Ruang Training dengan Fasilitas Full AC dan Multimedia
- Makan Siang dan 2 kali Coffee Break Selama Training
- Qualified Instructor Training
Lihat juga Kumpulan Judul Training Rumah Sakit disini…
Views: 4