DESKRIPSI
Minyak dan gas bumi masih menjadi salah satu sumber energi andalan Indonesia. Oleh karenanya, peningkatan produksi migas merupakan hal yang penting. Namun dalam proses produksi migas ini banyak problem yg didapat, akibatnya terjadi penurunan produksi. Penurunan produksi dapat disebabkan beberapa faktor diantaranya adanya problem di reservoir, peralatan dll. Oleh sebab itu untuk meningkatkan produksi perlu di lakukan optimalisasi agar produksi migas dapat ditingkatkan. |
TUJUAN
|
- Menguasai konsep Inflow Performance Relationship (IPR) dan Tubing Performance Relationship (TPR) untuk mengidentifikasi bottleneck aliran dari reservoir ke permukaan.
- Menganalisis, mendesain, dan mengevaluasi kinerja sistem pengangkatan buatan seperti Electric Submersible Pump (ESP), Gas Lift, Sucker Rod Pump (SRP), maupun Progressive Cavity Pump (PCP) sesuai karakteristik sumur.
- Mengoptimalkan jaringan pipa alir (flowline), manifold, dan fasilitas pemisahan agar tidak membatasi laju produksi dari kepala sumur (wellhead).
- Menerapkan teknik pemantauan (well monitoring), diagnosis masalah sumur (seperti scale, pasir, emulsion, atau gas locking), dan tindakan korektif secara cepat.
- Mengelola operasional produksi agar sesuai dengan kualifikasi mutu salur (spesifikasi minyak/gas) serta target kuota lifting yang ditetapkan pemerintah/regulator (seperti SKK Migas).
- Mengurangi biaya operasional (OPEX) per barel minyak dengan mengoptimalkan konsumsi energi pada peralatan artificial lift dan memperpanjang run-life peralatan bawah permukaan.
|
|
OUTLINE MATERI
|
- Overview
- Optimalisasi Aset WK Existing
- Pelaksanaan Program Kerja Yg Masif, Efektif & Efisien
-
-
- Drilling Eksplorasi
- Drilling Pengembangan
- Workover
- Well Service
- Program Operation & Maintenance Fasilitas Produksi Yg Baik, Efektif & Efisien
-
- Reaktivasi Lapangan Yg Tidak Produksi
- Transisi WK Alih Kelola Secara Cepat & Efektif
- Pemanfaatan EOR di Lapangan Existing
- Mekanisme EOR
- Klasifikasi Metode EOR
- Screening Guidelines
- Transformasi Sumber Daya Menjadi Produksi
- Pengendalian & Pengawasan POD
- Percepatan Monetisasi Lapangan-Lapangan Yg Belum Dikembangkan
- Pengambangan Lapangan Migas Non Konvensional
- Apa Itu Lapangan Migas Non Konvensional
- Teknologi Ekstraksi Lapangan Minyak Non KOnvensional
-
-
- Hydraulic Fracturing Technology
- In-Situ Conversion Technology
|
|
REKOMENDASI PESERTA
|
- Petroleum & Production Engineers: Insinyur yang merancang, mengevaluasi, dan mengoptimalkan skema produksi sumur serta sistem artificial lift.
- Reservoir Engineers: Tim yang memantau performa reservoir, pressure depletion, dan menyelaraskan potensi inflow dengan kemampuan angkat sumur.
- Operation & Field Engineers: Insinyur lapangan yang mengawasi operasional harian di wellhead, gathering station, dan fasilitas pemisahan permukaan.
- Production Supervisors & Field Technicians: Penyelia dan teknisi senior yang menangani pengoperasian, pemantauan, dan troubleshooting peralatan artificial lift (ESP, Gas Lift, SRP, PCP).
- Asset Integrity & Workover Engineers: Tim yang merencanakan program perawatan, intervensi sumur (well intervention), dan kerja ulang sumur (workover) untuk memulihkan/meningkatkan produksi.
- Commercial & Production Planning Staff: Personel yang memantau realisasi lifting, rekonsiliasi volume produksi, dan penanganan Loss Production Opportunity (LPO).
|
|