Melihat tingkat kecelakaan kerja akhir-akhir ini merupakan teguran nyata untuk kita semua para praktisi di dunia perindustrian. Salah satunya industry yang di dalam kegiatan aktifitas operasinya terdapat laboratorium yang berperan dalam mensupport proses kerja yang ada. Oleh karenanya penting untuk diperhatikan hal-hal yang dapat menyebabkan resiko bahaya. Dalam hal ini, berdasarkan study yang dilakukan para ahli bahaya pada lab mikrobiologi berpotensi lebih besar dari resiko bahaya di lab kimia. Sumber daya manusia laboratorium yang bekerja didalam lab mikrobiologi sangat mungkin bisa terinfeksi atau terkontaminasi oleh kultur bakteri saat isolasi, selain itu ada juga bahaya tambahan dari reagen kimia yang digunakan.
TUJUAN
Dalam program Training Safety Laboratory Microbiology ini diharapkan setelah peserta menyelesaikan pelatihan mampu:
- Mendesign dan Merencanakan Program Pengelolaan Laboratorium Mikrobiologi yang sehat dan aman.
- Menguasai Akomodasi lingkungan Laboratorium Mikrobiologi yang aman sesuai standar: Tata Ruang, Sistem Sanitasi, Sirkulasi Udara, Tekanan dan RH Ruangan.
- Menguasai dan Memahami konsep dasar dan perlakuan dalam laboratorium mikrobiologi sesuai standar kesehatan dan keselamatan kerja.
- Peserta mengetahui sebab dan alasan perlu dilakukannya kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium mikrobiologi.
- Peserta mampu merencanakan k3 laboratorium mikrobiologi yang efektif, mampu mengendalikan program k3 dan bisa mensosialisasikan nya untuk menciptakan budaya safety di lingkungan microbiology
MATERI
- Pengantar good laboratory practices.
- Laboratory design dan proses safety pada laboratorium mikrobiologi.
- Manajemen resiko dan penilaian resiko
- Audit laboratorium mikrobiologi
- Klasifikasi dan penggolongan mikroba berdasarkan penularan, penyebaran dan virulensinya.
- Penanganan biosafety
- Pencegahan dan penanganan kecelakaan: perencanaan k3, sosialisasi, implementasi, monitoring dan pengendalian kesehatan keselamatan kerja laboratorium mikrobiologi.
- Pelaporan dan dokumentasi kesehatan keselamatan kerja laboratorium mikrobiologi.
METODE
Training Safety Laboratory Microbiology ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan pada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, mendiskusikan proses dan hasil latihan
PESERTA
Program Training Safety Laboratory Microbiology ini sangat dianjurkan diikuti oleh praktisi yang bergelut di penanganan dan pengolahan laboratorium mikrobiologi, baik dari level analis, penyelia, staff, kepala laboratorium, hingga manajer dan semua pihak yang bertanggung jawab terhadap program k3, kebijakan dan pengelolahan k3 di laboratorium mikrobiologi secara yang terlibat secara langsung maupun tidak.
Instructor : Dr. Budi Santoso.,SE.MM.
Tempat dan Jadwal : Jakarta-Bandung-Yogya-Bali
| JAN. | FEB. | MAR. | APR. | MEI | JUNI | JULI | AGT. | SEP. | OKT. | NOV. | DES. | HARGA |
| 20-22 | 12-14 | 5-7 | 16-18 | 5-7 | 23-25 | 7-9 | 18-20 | 8-10 | 6-8 | 24-26 | 8-10 | 8.500.000 |
TERMS AND CONDITION :
Harga : Belum Termasuk Pajak 11 %
FACILITY FOR PARTICIPANT Offline :
- Modul Training
- Sertifikat Pelatihan
- ATK : Block Note dan Ballpoint
- Souvenir Training
- Ruang Training dengan Fasilitas Full AC dan Multimedia
- Makan Siang dan 2 kali Coffee Break Selama Training
- Qualified Instructor Training
Lihat juga Kumpulan Judul Training Rumah Sakit disini…
Views: 6